Logo
Hosting Unlimited Indonesia
images

Sholat Saat Traveling di Kyoto dan Osaka Jepang

Sholat Saat Traveling di Kyoto dan Osaka Jepang

Islam di negara Jepang sekarang ini mulai dikenal masyarakat lokal dikarenakan pemerintah Jepang sudah mulai serius untuk mengembangkan wisata halal. Berb agai sosialisasi tentang halal food mulai dilakukan di hotel, restoran, hingga tempat wisata. Terbukti dengan banyaknya restoran berlabel halal yang juga menyediakan tempat ibadah. Pameran dan study banding tentang produk halal dan islam juga sering ditayangkan di Tokyo. Ketika wisatawan berkunjung ke Jepang tidak perlu susah mencari di mana restoran halal atau tempat yang menyediakan ruangan sholat karena kini tersedia aplikasi halal food yang membantu traveler saat berlibur ke Jepang diantaranya adalah Halal Gourmet Japan, Halal Minds, dan Have Halal Will Travel yang bisa di download ke smartphone. Jika ingin mengetahui update tentang Halal di Jepang, traveller bisa kunjungi situs web Halal In Japan

Tahun 2016 Saya berkesempatan berlibur di Jepang bersama suami dan teman-teman. Karena budget kami terbatas, kami putuskan tidak mampir ke Tokyo karena tujuan utama saat itu adalah Universal Studio Japan. Pilihan jatuh ke Kyoto, kota di dekat Osaka yang sangat menarik perhatian untuk dikunjungi karena masih mempertahankan kelestarian tradisinya. Namun ternyata untuk 2 kota ini, sesuatu yang berbau Islam masih jarang ditemukan dibandingkan di kota metropolitan seperti Tokyo. Kami lumayan kesulitan untuk sholat tepat waktu karena belum banyak tersedia mushola di tempat publik. Selama 4 hari di Osaka dan Kyoto kami memilih menjamak sholat zuhur dan ashar. Untuk sholat Maghrib dan Isya kami jamak di tempat penginapan.

Pengalaman sholat di tempat terbuka kami alami pertama kali di Kyoto. Hari itu tujuan terakhir kami di Kinkaku-ji. Sebelum masuk kedalam gerbang, kami bertemu 2 orang Indonesia yang menyapa dan menyalami kami. Kemudian karena sudah masuk ashar, mereka mengajak sholat dengan beralaskan koran yang mereka bawa. Kami wudhu dengan air di botol mineral, dan sholat bergantian di dekat bekas kandang kuda yang sudah puluhan tahun tak terpakai namun sangat bersih.

Sholat Saat Traveling di Kyoto dan Osaka Jepang

Sepertinya karena bergerombol dan melakukan gerakan yang bisa dibilang kurang familier untuk penduduk lokal, kami menarik perhatian seorang satpam. Kayo, teman kami yang asli orang Jepang menjelaskan kepadanya bahwa kami sedang beribadah, Saya dan Kayo mohon maaf karena membuatnya khawatir. Beliau berkata “daijoubou,” Mukanya memerah mungkin menahan malu tapi dia tersenyum lebar dan ramah. Di Jepang bahkan duduk di pinggir trotoar saja tidak biasa bagi orang lokal karena dirasa kotor, padahal trotoar mereka super bersih.

 

Pengalaman kedua sholat di tempat umum di taman di luar Osaka Castle. Saat itu sudah masuk waktu dzuhur, setelah mengalami pengalaman kurang unik tentang lokasi sholat ketika di Kyoto, kami memutuskan untuk sholat di area yang lebih tersembunyi yang sepi dari orang lalu lalang. Sedapat mungkin tidak terlihat oleh orang. Tetap dengan memakai alas koran.

 

Sekarang ini di beberapa stasiun di Osaka tersedia mushola, walau memang tidak semua stasiun ada. Saat sholat di stasiun, kita ijin ke petugas bagian informasi, kemudian diwajibkan mengisi buku tamu, dan dibatasi berada di ruangan tersebut hanya setengah jam per-orang. Kalau tidak mengisi daftar hadir tidak boleh masuk. Besarnya sekitaran 3x4 meter. Di mushola stasiun tersedia Quran dengan terjemahan Bahasa Jepang juga beberapa buku tentang agama Islam. Beberapa ada yang berbahasa Indonesia.

Sholat saat traveling di kyoto dan osaka jepang

 

Sholat saat traveling di kyoto dan osaka jepang

 

Sebagai seorang muslim, sedapat mungkin kita diwajibkan untuk sholat tepat waktu di manapun kita berada. Tapi pasti ada saat-saat kita kesusahan menemukan tempat yang layak untuk sholat. Alasan ini yang membuat Saya memproduksi sajadah travel Pluiecraft sepulang dari Jepang. 

 

Sajadah travel yang kami buat ini ringan dibawa dan ada beberapa pilihan bahan sesuai kebutuhan. Salah satu bahannya canvas water resistant / tahan air. Saya berharap dengan membawa sajadah travel ini, bisa membantu traveller ketika sedang di daerah atau negara lain yang sulit menemukan masjid atau mushola dan terpaksa harus sholat di area terbuka karena tidak ingin tertinggal waktu shalat, maka sajadah travel Pluiecraft dapat digunakan sebagai alas sholat yang layak.

 sajadah travel

Jika tertarik untuk membeli sajadah travel Pluiecraft,

silakan chat WA ke 0822-42-121-121

Atau klik bit.ly/TanyaPluie

 


TAG , , , , , , , , , , , , ,


Dipost Oleh Admin Optimassive

Website administrator,untuk info lebih lanjut silahkan kontak kami lewat pesan. Terima kasih

Tinggalkan Komentar